Archive for the ‘Debian’ category

Memilih mirror tercepat pada Debian

Oktober 1st, 2013

Untuk dapat memilih mirror Debian yang tercepat dapat menggunakan langkah sebagai berikut:

1. Install netselect-apt

#apt-get install netselect-apt

2. Jalankan, misal disini menggunakan repo untuk Debian Wheezy, kemudian tunggu sampai selesai

#netselect-apt  wheezy

3. Proses di atas akan menghasilkan file sources.list. Lalu salin file sources.list ke dalam direktori /etc/apt/sources.list

#cp sources.list  /etc/apt/sources.list

4. Sekarang kita bisa update

#apt-get update

5. Dan Anda sudah dapat menginstall paket dengan mirror tercepat yang dapat Anda akses.

Cara Setting Modem SmartFren CE682 Di Linux Debian Squeeze

September 24th, 2013

setting modem di windows memang mudah tinggal kita colokkan modem ke laptop atau pc sobat maka akan muncul plug and play
tetapi berberda dengan setting moddem di linux kita harus menyetingnya secara manual dengan terminal

sebelum sobat menyeting modemnya ada beberapa paket tambahan yaitu

libuniconf4.6_4.6.1-1_i386.deb
libwvstreams4.6-base_4.6.1-1_i386.deb
libwvstreams4.6-extras_4.6.1-1_i386.deb
libxplc0.3.13_0.3.13-1build1_i386.deb
wvdial_1.61-2_i386.deb

atau sobat download semua filenya di sini
Setelah selesai download file di atas selanjutnya extrack file tersebut

#unzip wvdial-paket.zip

Selanjutnya masuk kedirektory hasil file yang di extrack tadi

#cd wvdial-paket

selanjutnya install semua paket tersebut

#dpkg -i *.deb

Setelah semua paket tersebut terinstall selnjutnya kita setting modemnya

Cara setting modem smart freen CE682
1. Colokkan modem smart freen sobat
2. Buka terminal lalu login sebagai root

su
password:masukkan password

3.Jalankan perintah lsusb (untuk melihat daftar list usb sobat)

#lsusb

maka akan muncul tampilan list usb seperti di bwah ini

Bus 002 Device 004: ID 201e:1023
Bus 002 Device 003: ID 0489:e02c Foxconn / Hon Hai
Bus 002 Device 002: ID 8087:0024 Intel Corp. Integrated Rate Matching Hub
Bus 002 Device 001: ID 1d6b:0002 Linux Foundation 2.0 root hub
Bus 001 Device 003: ID 064e:d214 Suyin Corp.
Bus 001 Device 002: ID 8087:0024 Intel Corp. Integrated Rate Matching Hub
Bus 001 Device 001: ID 1d6b:0002 Linux Foundation 2.0 root hub

Nah pada tulisan yang ada garisnya tersebut adalah vendor unutk smartfreen CE682 yang akan kita setting.
Disitu terdeteksi sebagai CD-ROOM,bukan sebagai modem, yaitu Bus 005 Device 003: ID 201e:1023. Agar terdeteksi sebagai modem kita harus melakukan eject pada list usb vendor tersebut.
5. eject usb tersebut

#eject /dev/sr1

6. Kemudian cek lagi daftar list usbnya

#lsusb

maka akan muncul list usb sebagai berikut

Bus 002 Device 005: ID 201e:1022
Bus 002 Device 003: ID 0489:e02c Foxconn / Hon Hai
Bus 002 Device 002: ID 8087:0024 Intel Corp. Integrated Rate Matching Hub
Bus 002 Device 001: ID 1d6b:0002 Linux Foundation 2.0 root hub
Bus 001 Device 003: ID 064e:d214 Suyin Corp.
Bus 001 Device 002: ID 8087:0024 Intel Corp. Integrated Rate Matching Hub
Bus 001 Device 001: ID 1d6b:0002 Linux Foundation 2.0 root hub

Nah, Vendor usb modemnya sudah berubah, setelah di eject.
Bus 005 Device 026: ID 201e:1022
7. Setelah itu kita setting untuk menjadikan default vendornya, jalankan perintah :
modprobe usbserial vendor=0x201e product=0x1022
8. Lalu deteksi modem kita dengan wvdial yg udah kita install tadi.

# wvdialconf

Tunggu sampai selesai
8. Edit file /etc/wvdial.conf

#nano /etc/wvdial.conf

Kopi tulisan dibawah ini, lalu Replice ke dalam wvdial.conf yang kita edit tadi

[Dialer smart]
Init1 = ATZ
Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
Carier Check = no
Modem = /dev/ttyUSB0
Command Line = ATDT
Phone = #777
Idle Seconds = 0
Password = smart
Modem Type = Analog Modem
Stupid Mode = yes
Baud = 460800
New PPPD = yes
Ask Password = 0
ISDN = 0
Username = smart

9. Ini dia yang di tunggu2, menyambungkan medem keinternet. Setelah semua langkah diatas sudah berhasil, kita sambungkan modem smartfrennya ke internet dengan printah : wvdial smart

#wvdiat smart

Jika Hasilnya seperti ini maka setting modem smartfren sobat sudah berhasill..

–> WvDial: Internet dialer version 1.61
–> Cannot get information for serial port.
–> Initializing modem.
–> Sending: ATZ
ATZ
OK
–> Sending: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
OK
–> Modem initialized.
–> Sending: ATDT#777
–> Waiting for carrier.
ATDT#777
CONNECT 3100000
–> Carrier detected. Starting PPP immediately.
–> Starting pppd at Fri Dec 7 18:10:12 2012
–> Pid of pppd: 4352
–> Using interface ppp0
–> pppd: �� [08]H� [08]
–> pppd: �� [08]H� [08]
–> pppd: �� [08]H� [08]
–> pppd: �� [08]H� [08]
–> local IP address 10.224.29.50
–> pppd: �� [08]H� [08]
–> remote IP address 10.20.31.2
–> pppd: �� [08]H� [08]
–> primary DNS address 10.17.3.246
–> pppd: �� [08]H� [08]
–> secondary DNS address 10.17.125.231
–> pppd: �� [08]H� [08]
^CCaught signal 2: Attempting to exit gracefully…
–> Terminating on signal 15
–> pppd: �� [08]H� [08]
–> Connect time 9.0 minutes.
–> pppd: �� [08]H� [08]
–> pppd: �� [08]H� [08]

Ada sedikit tambahan nihh yaitu apablila sobat ingin membuat shortcut jalankan perintah dibawah ini
Edit file smart.sh

# gedit smart.sh

masukkan script di bawah ini

#!/bin/bash
eject /dev/sr0 atau sr1
sleep 2
modprobe usbserial vendor=0x201e product=0x1022
sleep 2
wvdial smart

save dan close
jangan lupa ubah hak akses direktornya

# chmod 777 smart.sh -R

untuk menjalankan buka terminal kemudian ketikkan perintah ./smart.sh
catatan :
jika sobat ingin menjalankan modem lewat shortcut tersebut ikutin langah2 di bawah ini

#lsusb
#eject /dev/sr1
#lsusb
#wvdialconf

baru sobat jalankan perintah ./smart.sh

SELAMAT MECOBA DAN SEMOGA BERHASIL

Sumber : Di sini

Perintah Dasar Jaringan Di LInux

Juli 13th, 2011

Zzzz.Z….zzz…

Datang lagi setelah lama hampir satu minggu saya tidak absen lagi untuk berbagi pengetahuan… seperti biasa dengan keterbatasan koneksi yang tak begitu stabil bisa di bilang lemot.. karena koneksinya hanya dengan GPRS.   😀 .

Tapi tak apalah pokoknya tetep cari jalan untuk bisa berbagi.. langsung saja saya akan berbagi ilmu /Tips /Trik dari pengalaman saya selama ini ketika belajar dan kotak-katik mengenai Perintah – perintah dasar di Linux yang berkaitan dengan Jaringan komputer berbasis Linux.

baik silahkan di simak dan segera dipraktekan…. 😀

1. ifconfig : Perintah ini sering digunakan untuk administrasi Jaringan Komputer berbasis Linux..  perintah ini dapat digunkan hampir di semua OS linux. Perintah ini berguna untuk melihat IP ataupun interface yang kita miliki. untuk lebih detailnya kita bisa guakan perintah

  #ifconfig -a 

2. Ping : Perintah ini berguna untuk mengecek ketersambungan komputer kita terhadap Komputer lain dalam jaringan..

contoh :

 #ping 192.168.1.10  

.

jika mendapat pesan replay maka komputer kita berhasil terhubung pada komputer yang memiliki IP 192.168.1.10. dan jika mendapati pesan RTO Riquest Time Out berarti komputer kita belum berhasil terhubung.

3. cat / vim / vi /pico / nano :   Subuah program text editing yang bekerja debagai mode text. untuk mengatur atau mengedit suatu file konfigurasi kita dapat menggunakan salah satu perintah tersebut.

4. nslookup : untuk mengetahui name server.

5. hostname : untuk menampilkan nama host kita.

6. man : untuk menampilkan manual page suatu perintah.

 

cukup itu aja dulu ya… belajar itu tidak harus langsung banyak tapi belajar yang baik itu sedikit demi sedikit dan terus istiqomah.. kata orang jawa kudu AJEG.. hehe. 😀

Instalasi eyeOS di Debian Squeeze

Juli 6th, 2011

Setelah membaca manual yang saya dapatkan, maka langsung saya praktekkan. Tentang eyeOS baca di sini

Langkah-langkah instalasi eyeOS di Debian Squeeze adalah sebagai berikut :

1. Dengan asumsi di server telah terinstal web server, mysql, php

2. Download eyeos-2.5.tar.gz dari sini

3. Mekarkan file eyeos-2.5.tar.gz tadi dengan cara

#tar xzvf eyeos-2.5.tar.gz

4. Copy file yang telah dimekarkan tadi ke /var/www/

#cp -R eyeos /var/www/

5. Ubahlah kepemilikan folder

#chown -R www-data.www-data /var/www/eyeos/

6. Ubah hak akses folder

#chmod -R 750 /var/www/eyeos/

» Read more: Instalasi eyeOS di Debian Squeeze

Backup aplikasi yang terinstall dalam OS Debian atau Ubuntu

Juni 17th, 2011

Setelah berlama terhubung ke Internet saya sedikit bingung lagi mau cari bahan belajar apa lagi..

Tanpa sengaja saya berfikir bagaimana saya bisa menyimpan ataupun membackup aplikasi yang terinstall yang selama ini ada pada OS Debian saya.

berjelajah ke berbagai situs kebanyakan saya temukan backup System LInux sendiri. tetap saja terus bertanya dengan pake GOOGLE.. tak lama kemudian dapatlah sebuah situs yang mengajarkan apa yang saya cari.i ni linknya kawan silahakn di kunjungi  http://www.ugos.ugm.ac.id/main/2011/04/19/backup-aplikasi-yang-sudah-terinstall-di-linux-ubuntu/ .

baiklah langsung saja kita ke TKP.. harap perhatikan step by step di bawah ini..

BACKUP

1.

 #apt-get install dpkg-repack fakeroot 

Kemudian buat sebuah direktori penampungan paket aplikasi yang akan dihasilkan oleh “dpkg-repack”. dan masuk kedalam direktory yg kita buat tersebut.

2.

#mkdir backup

#cd backup  

3. kemudian ketikan proses backup aplikasi yang kita miliki..

 #fakeroot -u dpkg-repack `dpkg --get-selections | grep install | cut -f1`


TUNGGU hingga prosesnya selesai. setelah proses selesai kita bisa lihat hasil backup aplikasi yang kita miliki dalam bentuk/format .deb. setelah itu kita bisa pindahkan atau copy hasil backupan kita ke HDD external atau sejenisnya. backupan tersebut dapat juga kita gunakan di komputer lain dengan base system yang sama.

 

RE-INSTALL

untuk menginstal kembali hasil backupan kita. dengan cara. masuk ke direktory backup kita tadi dan buka terminal lalu eksekusi dengan perintah.

 #dpkg -i *.deb 

 

Sekarang aplikasi yang kita backup dapat kita gunakan kembali..

semoga bermanfaat.

 

Manajemen paket menggunakan apt-get di Debian

Juni 10th, 2011

Manajemen paket di Debian, dapat menggunakan tools apt-get

Apa itu APT?
APT (Advanced Packaging Tool) adalah sebuah tool inti yang ada di Debian, yang memungkinkan untuk:

  • Menginstal aplikasi
  • Menghapus aplikasi (Uninstall)
  • Menjaga agar aplikasi tetap up to date.
  • dan masih banyak lagi…

apt-get dan apt-cache adalah tool manajemen paket yang paling dasar, dan untuk dapat menggunakan tool ini anda harus mempunyai akses sebagai root.
Untuk dapat menginstal aplikasi/paket, maka kita harus menentukan sumber paket yang akan digunakan, bisa dari DVD installer atau dari mirror debian.

» Read more: Manajemen paket menggunakan apt-get di Debian

Koneksi Internet dengan Text Mode via Bluetooth

Juni 5th, 2011

“ keterbatasan bukanlah suatu kendala yang dimana, mungkin kita tidak bisa menikmatinya..

tapi kendala akan menjadi suatu motivasi besar untuk mencari jalan keluar agar kita bisa menikmatinya “

langsung ke TKP..

3G/HSDPA/HSUPA .. tidak sampai menjangkau area tempat tinggal q. maklum posisi rumah yang begitu berliku dan di daerah desa.. he.he :-D.. maksimalnya hanya mendapat GPRS/EDGE..

karena sekarang internet dapat di nikmati melalui beragam media elektronik atau media komunikasi.

kemudian Terfikir pada koneksi internet dari hp kecil, mungil + lama saya.. dari hp kita bisa mengakses internet. Bisa browsing, chating, download, dan yang g lupa facebookan.. he.he..

sudah jangan lama-lama curhatnya.. langsung saja ke intinya.. let’s gooo ..! 😀

» Read more: Koneksi Internet dengan Text Mode via Bluetooth

Mirror debian di ictpacitan.net sudah aktif

Mei 20th, 2011

Per hari ini, Jum’at 20 Mei 2011 bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasioanal (tp ga ada kaitannya lho)… telah aktif mirror ictpacitan net. Untuk dapat menggunakan, cobalah langkah-langkah di bawah ini:

1. Sunting  /etc/apt/source.list

2. Tambahkan entri berikut : deb http://ictpacitan.net/debian/ squeeze main non-free, seperti gambar:

3. Lakukan update

4. Silakan ekplorasi dengan intalasi paket, rasakan kecepatannya….! Buat kopi pun tak sempat… 🙂

Terima kasih kepada Admin ICT Pacitan.

Kelebihan memakai OS Debian

Mei 20th, 2011

Sudah tidak di ragukan lagi untuk menggunakan OS Debian bagi para pengguna Linux. Meski saya baru menggunakanya belum teralalu lama. sudah banyak yang dapat saya rasakan kumudahanya dan keasyikannya menggunakan OS Debian ini. ya meski setiap pengguna linux mempunyai distro kesayangannya masing-masing, tapi tidak ada salahnya untuk mencoba distro yang satu ini. ada banyak kelebihan yang di milikinya.

Sesaat browsing di internet dan menemukan beberapa keunggulan dan penjelasanya dari OS debian ini. setelah di buktikan .. teryata ada benarnya juga untuk kemudahan dan berbagai keunggulan yang terdapat dalam OS tersebut. yaitu diantaranya ..

1. Kemudahan dalam pengaturan admin

Admin yang dimaksudkan adalah “System Administrator” (SysAdmin), yaitu orang yang bertanggung jawab akan kestabilan dan keamanan komputer server.Sering kali seorang SysAdmin perlu melakukan “Remote Administration”,yang mana sangat boros “resources” jika harus dilakukan pada lingkunganGUI (X-Windows), maka pilihan terbaik adalah dilakukan pada lingkungan Console (Shell). Hampir semua O/S “UNIX-Like” (sistem operasiberbasiskan UNIX) seperti Linux, BSD, Minix, masih melestarikan kekuatan console ini. Tentu saja pada Debian juga tetap mempertahankan kekuatan dari lingkungan console.

2. Kemudahan dalam pengaturan user

Pada awalnya O/S Linux dikenal sebagai O/S Server,bukan O/S Desktop. Seiring dengan perkembangan pengguna Linux, maka semakin banyak O/S Linux yang lebih meningkatkan “Kenyamanan User” tanpa harus mengorbankan kinerja,kestabilan dan keamanannya. Sebagai contoh O/S Mandrake Linux (berbasis Redhat), atau O/S Xandros Linux (berbasis Debian),dll. Tentu saja pada O/S Debian Linux juga mengalami evolusi yang sama.

3. Kemudahan dalam sisi hardware

4. Architecture Independent
Pada umumnya sistem operasi jalan pada 1 arsitektur processor saja.Sebagai contoh O/S Mac-OS berjalan pada processor motorola (Mac PC) saja, sedangkan O/S Redhat yang pada awalnya mendukung beberapa jenis processor, sekarang O/S Redhat mendukung processor Intel saja. Debian sejak awal dapat berjalan pada beberapa processor, sampai release terbaru Debian dapat berjalan pada 11 arsitektur processor, yaitu Inteli386/i486/i586, Alpha, ARM, Intel IA-64, Motorola 68k, MIPS, PA-RISC, PowerPC, Sparc (dan UltraSparc), IBM S/390 dan Hitachi SuperH.

5. Kernel Independent
Kernel adalah “nyawa” dari sebuah sistem operasi, karena didalamnya berisi“library” yang akan menerjemahkan instruksi dari software aplikasi agar dapat dimengerti oleh hardware. Pada umumnya O/S hanya dapat mendukung satu jenis kernel saja, misalnya O/S Redhat Linux mendukung kernelLinux, sedangkan pada O/S Free BSD mendukung kernel BSD. Anehnya Debian mendukung beberapa jenis kernel. Pada saat Debian berjalan diatas kernel linux, kita menyebutnya O/S Debian GNU/Linux. Selain itu Debian dapat juga berjalan diatas kernel Hurd atau BSD, maka kita menyebutnyaO/S Debian saja. Jadi Debian sejak awal sudah bersiap diri jika suatu saat kernel linux tidak “free” lagi, maka Debian dapat menggunakan kernel lain yang masih “free”.

6. Free Software

Seringkali orang menyalah artikan istilah “free” dengan gratis. Padahal arti sebenarnya lebih kearah “kebebasan” untuk melakukan modifikasi secara keseluruhan sebuah O/S, karena kita memiliki akses sepenuhnya terhadap“source code” O/S tersebut. Pada sistem operasi komersial para penggunanya tidak diijinkan untuk mengakses kedalam “source code” nya,dan hanya diijinkan untuk merubah konfigurasinya saja. Artinya kita akan sepenuhnya mengantungkan hidup kita pada dukungan dari vendor tersebut jika terjadi kesalahan (bug) pada sistem operasi kita. Itulah alasan mengapa NASA memilih Debian sebagai sistem operasi mereka. PadaO/S Redhat tidak semua applikasinya disertai “source code”, sebab didalamnya terdapat juga aplikasi “Shareware” dan “Freeware”. Lain halnya dengan O/S Debian yang akan mengeluarkan software aplikasi dariCD Releasenya, jika tidak bersedia memberikan “souce code”nya. Inipernah terjadi pada KDE yang merupakan produk software komersial,sehingga beberapa release Debian tidak menyertakan KDE didalamnya, dan menggantinya dengan software “OpenSource” yakni GNOME. Namun karena akhirnya KDE bersedia memberikan “source code” nya, maka hingga kini Debian memasukkan KDE kedalam CD releasenya. Jadi Debian satu-satunyaO/S yang 100% free (free, legal dan OpenSource).

7. Free Security Update

Hampir semua O/S menyediakan “patching” pada situsnya untuk menutup celah keamanan (security hole) pada sistem operasinya. Namun mereka tidak menyediakan “patching” pada software applikasi yang di-install diatas sistem operasi tersebut (ini diserahkan kepada vendor software aplikasinya). Pada situs resmi Debian memberikan “patching” pada sistem operasinya & juga semua applikasi yang di-install diatas Debian (dengan syarat proses instalasi harus sesuai prosedur instalasi secara debian). Salah satu keunggulan Debian dibandingan Linux lainnya adalah ketatnya “audit security” di tiap“package” aplikasinya. Seringkali sebuah “package” aplikasi harus antri selama berbulan-bulan (bahkan sampai 3 tahun) baru bisa masuk ke CD Release Debian, karena dianggap masih memiliki celah keamanan pada“package” aplikasinya. Apakah akan berhenti proses “audit security”ketika sebuah package sudah masuk ke CD Release Debian, tentu tidak! Setiap kali ditemukan celah keamanan pada suatu “package” aplikasi padaCD Release Debian, maka akan diumumkan pada situs resmi debian, dan biasanya akan bermunculan berbagai solusi dari komunitas pengguna Debian. Maka solusi terbaik akan dipilih dan dimasukkan pada situsresmi diatas. Jadi siapa saja pengguna Debian diseluruh dunia yang“online” di internet, dan melakukan “update security” (dengan 2 perintah ajaib debian, yakni “apt-update” dan “apt-upgrade”), maka sistem operasi dan seluruh aplikasi yang terinstall diatasnya akansecara otomatis di “patching”.Jadi semakin kita rajin melakukan updatesecurity, maka O/S kita semakin aman. Dan hebatnya lagi semua itu diperoleh dengan gratis !.

 

kutipan dari infolinux.web.id.

Debian 6.0.0 Squeeze

April 13th, 2011

Walaupun sudah agak ketinggalan…tapi ga ada salahnya deh… buat pengingat.

Bagi anda pengguna Debian, saat ini telah dirilis versi terbaru dari Debian GNU/Linux, yaitu Debian 6.0.0 dengan nama kode “SQUEEZE” per tanggal 6 Pebruari 2011. Dan saat ini telah release Debian 6.0.1 per tanggal 19 Maret 2011.
Mulai sekarang gunakan Linux, Mulai saat ini gunakan Debian!. Semua aplikasi dan game luengkap. Bebas repot…bebas virus!

Bagi anda yang ingin DVD Installernya silakan menghubungi saya…via e-mail ya, karena sudah jarang FB-an. http://amplify.com/u/byw50