Fix mengenai initramfs error pada ubuntu

November 8th, 2011 by Aji Pangestu No comments »

Hmm.. kembali lagi untuk posting. ^^

Mau berbagi mengenai masalah yang saya dapat dengan my ubuntuku ini. asyik lagi mau ngenet with nya.. “ubuntu” :-D , tiba – tiba blank Screen. wah .. sepertinya akan ada pekerjaan baru yang harus bertanya pada simbah ni.. langsung saja kotak katik.. ambil modem pinjem laptop temen. googling dah..

zzZZ.Z.zz..z.z sambil menunggu lama loading ambil dulu mangga trus makan. zap. dapat langsung praktekin pertama gagal 1,2,3,4 gagal. ahhhhhhh,,, cari tempat lain dan alhamdulillah berhasil dari berbagai sumber.

salah satunya dari forum ubuntu. :-)

oxe, langsung saja ke pemecahan masalah.

 

masalahnya adalah saya tidak bisa masuk ke mode GUI dan textpun tidak bisa hanya beberapa tulisan yang intinya ” system can’t find initramfs ”

oxe ikuti aja langkah – langkah di bawah ini :

1. booting dari LiveCD ubuntu / linux lain yang dalam satu hdd

2. masuk sebagai root dan gunakan perintah ini

#e2fsck -f -y -v /dev/sdaX

X = adalah partisi ubuntu yang initramfsnya error

tunggu prosesnya berjalan.

setelah proses selesai lakukan logout dan reboot.

3. pada grub pilih ubuntu yang initramfsnya error, sampai sini login sudah bisa menggunakan mode text.

4. login sebagai user kamu dan pindahkan sebagai root (superuser)

#sudo su (berpindah dari user menjadi superuser)

5. masuk ke direktory “/etc/default/”

6. gunakan konfigurasi grub mode lama dengan tanda dalam filnya “_old”

#mv grub grub_baru   (mengubah nama grub baru menjadi nama lain )

#mv grub_old grub (menganti grub yang baru tadi ke konfigurasi grub lama”

7. kemudian update grubnya

#update-grub

8. terakhir restart dan silahkan di nikmati lagi ubuntunya.. :-)

begitulah langkah – langkahnya hingga saya bisa posting ini melalui ubuntu saya lagi . :-)

hal tersebut dapat berakibat fatal jika kita tidak tau caranya. sebab hal terakhir yang akan di lakukan kalo tidak tau caranya adalah memformat partisi tersebut. sayangkan jika partisi itu berupa file / data2 penting kita,, ? :-D  

  so semoga bermanfaat ^^

silahkan titipkan komentar di bawah.. .

Perintah Dasar Jaringan Di LInux

Juli 13th, 2011 by Aji Pangestu 1 comment »

Zzzz.Z….zzz…

Datang lagi setelah lama hampir satu minggu saya tidak absen lagi untuk berbagi pengetahuan… seperti biasa dengan keterbatasan koneksi yang tak begitu stabil bisa di bilang lemot.. karena koneksinya hanya dengan GPRS.   :-D .

Tapi tak apalah pokoknya tetep cari jalan untuk bisa berbagi.. langsung saja saya akan berbagi ilmu /Tips /Trik dari pengalaman saya selama ini ketika belajar dan kotak-katik mengenai Perintah – perintah dasar di Linux yang berkaitan dengan Jaringan komputer berbasis Linux.

baik silahkan di simak dan segera dipraktekan…. :-D

1. ifconfig : Perintah ini sering digunakan untuk administrasi Jaringan Komputer berbasis Linux..  perintah ini dapat digunkan hampir di semua OS linux. Perintah ini berguna untuk melihat IP ataupun interface yang kita miliki. untuk lebih detailnya kita bisa guakan perintah

  #ifconfig -a

2. Ping : Perintah ini berguna untuk mengecek ketersambungan komputer kita terhadap Komputer lain dalam jaringan..

contoh :

 #ping 192.168.1.10 

.

jika mendapat pesan replay maka komputer kita berhasil terhubung pada komputer yang memiliki IP 192.168.1.10. dan jika mendapati pesan RTO Riquest Time Out berarti komputer kita belum berhasil terhubung.

3. cat / vim / vi /pico / nano :   Subuah program text editing yang bekerja debagai mode text. untuk mengatur atau mengedit suatu file konfigurasi kita dapat menggunakan salah satu perintah tersebut.

4. nslookup : untuk mengetahui name server.

5. hostname : untuk menampilkan nama host kita.

6. man : untuk menampilkan manual page suatu perintah.

 

cukup itu aja dulu ya… belajar itu tidak harus langsung banyak tapi belajar yang baik itu sedikit demi sedikit dan terus istiqomah.. kata orang jawa kudu AJEG.. hehe. :-D

Instalasi eyeOS di Debian Squeeze

Juli 6th, 2011 by Jehabe 5 comments »

Setelah membaca manual yang saya dapatkan, maka langsung saya praktekkan. Tentang eyeOS baca di sini

Langkah-langkah instalasi eyeOS di Debian Squeeze adalah sebagai berikut :

1. Dengan asumsi di server telah terinstal web server, mysql, php

2. Download eyeos-2.5.tar.gz dari sini

3. Mekarkan file eyeos-2.5.tar.gz tadi dengan cara

#tar xzvf eyeos-2.5.tar.gz

4. Copy file yang telah dimekarkan tadi ke /var/www/

#cp -R eyeos /var/www/

5. Ubahlah kepemilikan folder

#chown -R www-data.www-data /var/www/eyeos/

6. Ubah hak akses folder

#chmod -R 750 /var/www/eyeos/

» Read more: Instalasi eyeOS di Debian Squeeze

Apa itu eyeOS?

Juli 6th, 2011 by Jehabe 1 comment »

Apa itu eyeOS?

Untuk menjawab ini, saya cari artikel di internet baik yang berbahasa indonesia, maupun english, karena pengetahuan saya yang sedikit tentang eyeOS maupun tentang web desktop. Untuk artikel yang berbahasa Inggris tentu saja minta bantuan translate nya mbah google karena keterbatasan saya. Dan didapatlah penjelasan seperti di bawah ini:

eyeOS adalah sebuah sistem operasi desktop open source yang berbasis web, dimana Anda dapat mengakses sistem operasi tersebut melalui jaringan seperti LAN atau Internet dari web browser seperti Firefox, Chrome dan lain sebagainya. Meskipun orientasi penyebarannya melaui web, dalam banyak hal, eyeOS merupakan sistem operasi desktop yang memiliki fitur yang cukup lengkap. Berbagai aplikasi seperti kalender, RSS Reader, email client, word processor, spreadsheet, manajer kontak sudah menjadi aplikasi default yang terpasang dalam sistemnya. Ini adalah sistem dengan konsep  cloud computing yang bertujuan untuk memungkinkan kolaborasi dan komunikasi di antara pengguna, atau bisa juga sebagai perlindungan pribadi Anda ketika Anda terjebak menggunakan komputer orang lain. [http://avancalinux.blogspot.com/2010/10/eyeos-sistem-operasi-open-source.html]

eyeOS merupakan desktop web open source mengikuti konsep komputasi awan yang berusaha untuk memungkinkan kolaborasi dan komunikasi di antara pengguna. Hal ini terutama ditulis dalam PHP, XML, dan JavaScript. Bertindak sebagai platform untuk aplikasi web yang ditulis menggunakan eyeOS Toolkit. Ini termasuk lingkungan Desktop dengan 67 aplikasi dan sistem utilitas. [http://en.wikipedia.org/wiki/EyeOS]

Bagaimana cara instalasinya?

Jawabannya klik disini

Backup aplikasi yang terinstall dalam OS Debian atau Ubuntu

Juni 17th, 2011 by Aji Pangestu 4 comments »

Setelah berlama terhubung ke Internet saya sedikit bingung lagi mau cari bahan belajar apa lagi..

Tanpa sengaja saya berfikir bagaimana saya bisa menyimpan ataupun membackup aplikasi yang terinstall yang selama ini ada pada OS Debian saya.

berjelajah ke berbagai situs kebanyakan saya temukan backup System LInux sendiri. tetap saja terus bertanya dengan pake GOOGLE.. tak lama kemudian dapatlah sebuah situs yang mengajarkan apa yang saya cari.i ni linknya kawan silahakn di kunjungi  http://www.ugos.ugm.ac.id/main/2011/04/19/backup-aplikasi-yang-sudah-terinstall-di-linux-ubuntu/ .

baiklah langsung saja kita ke TKP.. harap perhatikan step by step di bawah ini..

BACKUP

1.

 #apt-get install dpkg-repack fakeroot

Kemudian buat sebuah direktori penampungan paket aplikasi yang akan dihasilkan oleh “dpkg-repack”. dan masuk kedalam direktory yg kita buat tersebut.

2.

#mkdir backup

#cd backup 

3. kemudian ketikan proses backup aplikasi yang kita miliki..

 #fakeroot -u dpkg-repack `dpkg --get-selections | grep install | cut -f1`


TUNGGU hingga prosesnya selesai. setelah proses selesai kita bisa lihat hasil backup aplikasi yang kita miliki dalam bentuk/format .deb. setelah itu kita bisa pindahkan atau copy hasil backupan kita ke HDD external atau sejenisnya. backupan tersebut dapat juga kita gunakan di komputer lain dengan base system yang sama.

 

RE-INSTALL

untuk menginstal kembali hasil backupan kita. dengan cara. masuk ke direktory backup kita tadi dan buka terminal lalu eksekusi dengan perintah.

 #dpkg -i *.deb

 

Sekarang aplikasi yang kita backup dapat kita gunakan kembali..

semoga bermanfaat.

 

Manajemen paket menggunakan apt-get di Debian

Juni 10th, 2011 by Jehabe No comments »

Manajemen paket di Debian, dapat menggunakan tools apt-get

Apa itu APT?
APT (Advanced Packaging Tool) adalah sebuah tool inti yang ada di Debian, yang memungkinkan untuk:

  • Menginstal aplikasi
  • Menghapus aplikasi (Uninstall)
  • Menjaga agar aplikasi tetap up to date.
  • dan masih banyak lagi…

apt-get dan apt-cache adalah tool manajemen paket yang paling dasar, dan untuk dapat menggunakan tool ini anda harus mempunyai akses sebagai root.
Untuk dapat menginstal aplikasi/paket, maka kita harus menentukan sumber paket yang akan digunakan, bisa dari DVD installer atau dari mirror debian.

» Read more: Manajemen paket menggunakan apt-get di Debian

Koneksi Internet dengan Text Mode via Bluetooth

Juni 5th, 2011 by Aji Pangestu 2 comments »

“ keterbatasan bukanlah suatu kendala yang dimana, mungkin kita tidak bisa menikmatinya..

tapi kendala akan menjadi suatu motivasi besar untuk mencari jalan keluar agar kita bisa menikmatinya “

langsung ke TKP..

3G/HSDPA/HSUPA .. tidak sampai menjangkau area tempat tinggal q. maklum posisi rumah yang begitu berliku dan di daerah desa.. he.he :-D .. maksimalnya hanya mendapat GPRS/EDGE..

karena sekarang internet dapat di nikmati melalui beragam media elektronik atau media komunikasi.

kemudian Terfikir pada koneksi internet dari hp kecil, mungil + lama saya.. dari hp kita bisa mengakses internet. Bisa browsing, chating, download, dan yang g lupa facebookan.. he.he..

sudah jangan lama-lama curhatnya.. langsung saja ke intinya.. let’s gooo ..! :-D

» Read more: Koneksi Internet dengan Text Mode via Bluetooth

Pemulihan Block Device yang Tertimpa, Menggunakan TestDisk

Juni 4th, 2011 by Hendri Winarto 2 comments »

Tadi malam ada siswa saya yang panik di FB gara-gara datanya ilang semua sehabis cp di command line Ubuntu. Kok bisa ? Kasusnya sepele, meski tidak seharusnya sampai terjadi. Dia lupa me-mount partisinya terlebih dahulu, jadi yang seharusnya copy file dilakukan ke mount point, malah ditujukan ke block device. Jadi, alih-alih melakukan copy sebagai berikut (saya asumsikan ini dijalankan sebagai root, atau melalui sudo) :


cp /etc/grub.d/05_debian_theme /media/documents

dia malah menggunakan ini :


cp /etc/grub.d/05_debian_theme /dev/sda5

Apa yang terjadi berikutnya adalah, partisi yang direpresentasikan sebagai block device /dev/sda5 kini tertimpa dengan file 05_debian_theme, atau setidaknya rusak strukturnya. Tidak jelas apa yang sebenarnya terjadi, karena bahkan tidak ada peringatan semacam “are you sure” dari sistem operasi. Hasilnya adalah, saat partisi tersebut akan di-mount, malah muncul peringatan error “NTFS signature is missing…” dst. Saat reboot ke OS Windows (dalam kasus ini laptop menggunakan mekanisme dual-boot Windows dan Ubuntu), Windows pun tidak bisa mendeteksi partisi tersebut dengan benar, bahkan menginstruksikan untuk memformat. Kalau sudah seperti ini, dan kebetulan itu partisi yang paling penting, semua kerjaan ada di sana, bisa nangis tu anak orang. :D

» Read more: Pemulihan Block Device yang Tertimpa, Menggunakan TestDisk

Garuda, Linux kebanggaan Indonesia

Mei 31st, 2011 by Jehabe 5 comments »

Satu lagi distro Linux asli buatan anak negeri, Garuda [Garuda OS] itulah namanya seperti penjelasan dari situs resminya.
Di rilis tanggal 20 Mei 2011 bertepatan dengan Hari kebangkitan Nasional Indonesia, untuk membangkitkan nasionalisme dan kemandirian Indonesia.
Detil tentang Garuda OS yang saya ambil dari garudaone.com :

GARUDA OS

Versi : GARUDA 1.1.5
Tanggal Rilis : 20-5-2011
Pengguna : Pemula s/d Mahir
Ukuran : 3.6 GB

TENTANG GARUDA :
GARUDA adalah sistem operasi (OS) legal berbasis sistem terbuka (Open Source) kreasi dari pengembang lokal. GARUDA menggunakan desktop modern yang menawan dan sangat mudah dipergunakan, bahkan oleh para pengguna yang sudah terbiasa dengan Windows.

GARUDA mendukung penggunaan dokumen format SNI (Standar Nasional Indonesia). GARUDA  juga sangat aman dari gangguan virus komputer, stabilitasnya tinggi, disertai dukungan bahasa Indonesia dan dilengkapi dengan banyak program dari berbagai macam kategori.

GARUDA bisa diperoleh secara bebas tanpa harus mengeluarkan biaya untuk pembelian lisensi, namun tetap mengutamakan kualitas.

VIDEO GARUDA :
Video klip Desktop Garuda, Mode Netbook Garuda, Menu Program Aplikasi serta Program Perkantoran Garuda bisa dilihat disini.

FITUR GARUDA :

  • Inti (kernel) sistem operasi : 2.6.38.7
  • Desktop : KDE 4.6.3
  • Dukungan driver VGA (Nvidia, ATI, Intel, dll)
  • Dukungan Wireless untuk berbagai perangkat jaringan
  • Dukungan perangkat printer lokal ataupun jaringan
  • Dukungan banyak format populer multimedia (flv, mp4, avi, mov, mpg, mp3, wma, wav, ogg, dll …)
  • Dukungan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris serta lebih dari 60 bahasa dunia lainnya (Jepang, Arab, Korea, India, Cina, dll…)
  • Dukungan untuk instalasi berbagai macam program aplikasi dan game (online) berbasis Windows
  • Dukungan untuk berbagai macam dokumen dari program populer berbasis Windows (seperti Photoshop, CorelDraw, MS Office, AutoCAD, dll)
  • NEW : Dukungan Font Aksara Indonesia (video).
  • NEW : Dukungan ratusan Font Google Web (video).

» Read more: Garuda, Linux kebanggaan Indonesia

Mirror debian di ictpacitan.net sudah aktif

Mei 20th, 2011 by Jehabe 2 comments »

Per hari ini, Jum’at 20 Mei 2011 bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasioanal (tp ga ada kaitannya lho)… telah aktif mirror ictpacitan net. Untuk dapat menggunakan, cobalah langkah-langkah di bawah ini:

1. Sunting  /etc/apt/source.list

2. Tambahkan entri berikut : deb http://ictpacitan.net/debian/ squeeze main non-free, seperti gambar:

3. Lakukan update

4. Silakan ekplorasi dengan intalasi paket, rasakan kecepatannya….! Buat kopi pun tak sempat… :)

Terima kasih kepada Admin ICT Pacitan.